Kamis, 20 September 2012

Pantai Ayah



Pantai Ayah di Kabupaten Kebumen


Pantai Logending, 88 Km Selatan Gua Jatijajar,  atau 533 Km Dari Kota Kabupaten Kebumen, Tepatnya Di Desa/Kecamatan Ayah, Merupakan Obyek Wisata Pantai Yang Memiliki Keindahan Alam Sangat Menawan. Dari Kondisinya, Yang Berada Di Antara Laut Selatan Dengan Kawasan Hutan Jati Milik Perum Perhutani KPH Kedu Selatan Ini, Merupakan Kombinasi Atau Perpaduan Antara Pantai Dan Hutan, Seperti Itu Jarang Kita Jumpai. Untuk Di Jawa Tengah Mungkin Hanya Ada Di Kota Yang Berslogan "BERIMAN" Ini.
Pantai Ayah, atau juga dikenal dengan sebutan Pantai Logending, adalah salah satu obyek wisata pantai yang berada di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Obyek wisata ini cukup terkenal karena memadukan antara wisata hutan dengan wisata bahari, yaitu Hutan Wisata Logending dan Pantai Ayah.
Menurut cerita masyarakat setempat, Pantai Ayah dan Hutan Logending pada zaman dulu pernah dijadikan sebagai tempat pengintaian dan pos penjagaan oleh tentara Belanda maupun Jepang sewaktu menjajah di Indonesia. Hal ini terbukti dengan adanya bekas peninggalan berupa benteng yang terletak di tepi pantai maupun di atas pegunungan Logending. Pada tahun 1948—1950, ketika terjadi revolusi di Indonesia, kawasan hutan Logending ini juga pernah dijadikan sebagai tempat persembunyian para pejuang TNI saat mempertahankan wilayah itu.
Ø  Travel tips
Secara reguler objek wisata ini dilalui oleh kendaraan umum, jadi untuk sampai ke lokasi tidaklah sulit. Dari Kebumen, naiklah kendaraan umum dan turunlah di Gombong. Dari sini kemudian dilanjutkan dengan naik angkutan menuju ke Ayah. Dari Ayah naik angkutan mini dan tak lama kemudian sampailah Anda di Pantai Ayah.
Ø  Akomodasi dan Fasilitas
Di kawasan obyek wisata Pantai Ayah terdapat berbagai macam fasilitas di antaranya area perkemahan, tempat bersantai, parkir luas, mushala, penginapan, sarana permainan anak, tempat persewaan perahu, pusat pelayanan informasi wisata, dan lain–lain. Terdapat juga warung-warung yang menjual berbagai macam makanan dan minuman, suvenir (kerajinan anyaman pandan, kerajinan kece), dan pedagang ikan laut yang menjajakan ikannya dalam kondisi masih segar. Bagi pengunjung yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas dari Kebumen yaitu “grobi” dan gula kelapa, dapat dengan mudah mendapatkannya, karena di area wisata ini banyak warung-warung yang menjual kedua dagangan tersebut dengan harga yang cukup murah.







 sumber : http://berbagifun.blogspot.com/2010/11/liburan-ke-pantai-ayahlogending-kebumen.html

Minggu, 16 September 2012

laporan Osmosis


                           I.            Judul Praktikum         : Osmosis
                        II.            Tanggal Praktikum     : 28 Agustus 2012
                     III.            Tujuan Praktikum      : mengamati proses terjadinya osmosis
                     IV.            Dasar Teori     
Osmosis berasal dari kata os artinya lubang dan move artinya pindah, maka osmosis adalah mengalirnya zat cair melalui membran (dinding yang sangat tipis). Zat cair akan selalu mengalir dari larutan yang kadarnya kuat ke larutan yang kadarnya rendah. Sedangkan Difusi berasal dari kata diphus yang artinya menyebar. Difusi merupakan transport menurun yang artinya materi yang berasal dari daerah berkosentrasi tinggi ke daerah yang berkosentrasi rendah. Cairan sel biasanya bersifat hipertonis dan cairan di luar sel bersifat hipotonis, sehingga air akan mengalir dari luar ke dalam sampai keduanya bersifat isotonis.
Osmosis adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. Difusi dipermudah dengan saluran protein substansi seperti asam amino, gula, dan substansi bermuatan tidak dapat berdifusi melalui membran plasma. Substansi-substansi tersebut melewati membran plasma melalui saluran yang dibentuk oleh protein dimana protein yang membentuk saluran ini merupakan protein integral.
Osmosis dipermudah dengan protein pembawa proses difusi ini melibatkan protein yang membentuk suatu saluran dan mengikat substansi yang ditranspor. Protein  ini disebut protein pembawa. Protein pembawa biasanya mengangkut molekul polar misalnya asam amino dan glukosa. Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri.
Mekanisme osmosis
Jika di dalam suatu bejana yang dipisahkan oleh selaput semipermiabel, jika dalam suatu bejana yang dipisahkan oleh selaput semipermiabel ditempatkan dua Iarutan glukosa yang terdiri atas air sebagai pelarut dan glukosa sebagai zat terlarut dengan konsentrasi yang berbeda dan dipisahkan oleh selaput selektif permeabel, maka air dari larutan yang berkonsentrasi rendah akan bergerak atau berpindah menuju larutan glukosa yang konsentrainya tinggi melalui selaput permeabel. jadi, pergerakan air berlangsung dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi menuju kelarutan yang konsentrasi airnya rendah melalui selaput selektif permiabel. Larutan vang konsentrasi zat terlarutnya lebih tinggi dibandingkan dengan larutan di dalam sel dikatakan .sebagai larutan hipertonis. sedangkan larutan yang konsentrasinya sama dengan larutan di dalam sel disebut larutan isotonis. Jika larutan yang terdapat di luar sel, konsentrasi zat terlarutnya lebih rendah daripada di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipotonis.